Sabtu, 7 Agustus 2010 17:53 WIB Internasional Share :

Korban tewas banjir bandang di India jadi 88 orang

Srinagar–Korban tewas akibat banjir bandang Kamis malam menjadi sedikitnya 88 orang di sekitar kota penting Ladakh di wilayah Himalaya, India, kata beberapa pejabat Jumat, dan tentara telah diminta untuk melakukan operasi pertolongan.

Wilayah itu berbatasan dengan Pakistan, tempat banjir terburuk dalam 80 tahun yang telah menyapu melalui negara itu, menewaskan 1.600 orang lebih dan merusak hidup lebih dari empat juta orang, dan juga menimbulkan pukulan pada ekonomi berbasis agraria.

Beberapa pejabat India menuturkan puluhan orang masih hilang setelah banjir yang dipicu oleh hujan deras yang disangka-sangka, yang menghancurkan rumah-rumah, menara telpon dan bangunan-bangunan pemerintah di kota Leh di negara bagian Jammu dan Kashmir.

“Banjir bandang dan longsor telah memerangkap orang yang tidak menyadari pada malam itu dan menghanyutkan rumah mereka,” ujar Nawang Rigrin Jora, menteri pariwisata Kashmir, Sabtu (7/8).

Sebanyak 6.000 lebih tentara telah melakukan kerja pertolongan dan penyelamatan, kata seorang jurubicara militer.

Beberapa saksi menyatakan ratusan rumah, bangunan pemerintah dan stasiun bus penting telah diratakan oleh tanah longsor dan banjir.

“Air deras mengalir masuk setelah hujan lebat semalam, menghanyutkan susunan lumpur dan batu yang mendapatkan jalannya,” kata seorang jurubicara polisi

ant/rif

lowongan pekerjaan
PT. JATIM BROMO STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…