Denny-
Sabtu, 7 Agustus 2010 10:13 WIB News Share :

Denny Indrayana tepis isu pecah di tubuh Satgas

Jakarta— Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Denny Indrayana membantah adanya perpecahan di tubuh Satgas. Denny juga berharap Herman Effendi tidak membuka permasalahan di internal Satgas keluar.

“Tidak benar kata-kata bahwa saya mengatakan Bapak Herman Effendi tidak sepakat berarti mafia. Sampai saat ini anggota Satgas tetap enam orang dan semua tetap bekerja seperti biasa. Kalau ada masalah di internal saya harap diselesaikan di internal dan hanya dilaporkan Kepada Presiden,” ujar Denny.

Hal ini disampaikannya dalam acara polemik “Satgas Memelas, Mafia Meluas” yang digelar Radio Trijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (7/8).

Denny menyampaikan bahwa isu perpecahan antara dirinya dengan anggota Satgas dari kepolisiain Irjen Pol Herman Effendy tidak benar. Denny berharap semua anggota Satgas tidak sembarangan mengungkap permasalahan internal keluar.

“Kita akan selalu solid, tidak ada perpecahan. Kasus yang dihadapi Satgas adalah kasus yang tidak ringan sehingga wajar ada dinamika dalam penyelesaiannya,” ujar Denny dalam acara polemik “,” imbau Denny.

Denny juga menyampaikan hingga saat ini Satgas sudah menerima 2.869 laporan masyarakat. Kepolisian masih menjadi institusi paling banyak dilaporkan ke Satgas.

“Pada triwulan pertama, pengadilan nomor satu , kepolisian nomor dua. Namun pada triwulan kedua kepolisian yang pertama dan pengadilan nomor dua,” terang Denny.

Denny berharap banyaknya laporan masuk seputar kepolisian tidak berarti banyak mafia di kepolisian.

“Kepolisian sekarang sedang disoroti, walaupun bukan berarti yang pertama diadukan karena banyak mafia,” harapnya.

dtc/rif

SOLO BAKERY, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Jangka Kamardikan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (15/8/2017), karya Bandung Mawardi dari Bilik Literasi. Alamat e-mail bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Setahun setelah peristiwa bersejarah, proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, terbit buku berjudul Djangka Djajabaja Sempoerna dengan Peristiwa Indonesia Merdeka garapan…