Sabtu, 7 Agustus 2010 21:15 WIB News Share :

Boediono minta wartawan jaga integritas

Bogor — Wakil Presiden (Wapres) Boediono berharap kalangan jurnalis di Indonesia selalu bersikap profesional. Selain itu, ia juga meminta para wartawan mampu menjaga integritasnya dalam bekerja.

“Saudara-saudara sekalian, semoga nanti dalam waktu beberapa tahun ke depan, jadi wartawan, jadi jurnalis yang profesional, yang integritasnya tidak diragukan,” kata Boediono saat menutup acara ramah tamah Wapres dengan wartawan di Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/8).

Intergritas itu, lanjut Boediono, pada akhirnya akan menimbulkan kepercayaan masyarakat kepada si jurnalis. Kepercayaan adalah aset utama bagi seseorang yang menempuh karir apa pun.

“Kepercayaan ini aset luar biasa. Saya bisa katakan itu, karena saya lebih lama dari saudara-saudara sekalian. Pengalaman saya jauh lebih panjang dan saya mengambil kesimpulan bahwa trust sangat penting. Peliharalah. Kalau belum punya, ya, harus dipupuk,” ucapnya.

Boediono juga menyinggung mengenai rutinitas di kantor Wapres. Ia meminta para pegawai dan pejabat di kantornya untuk menjaga suasana agar mendukung kerja wartawan yang tiap hari meliput di Kebon Sirih.

“Yang saya inginkan suasana di kantor wapres dijaga sebaik-nya agar adik-adik kita ini bisa menjadi jurnalis yang benar-benar handal untuk dukung negara kita ini. Kelompok jurnalis yang benar-benar integritasnya tidak diragukan serta tajam,” pintanya

Mengenai acara yang berlangsung di Istana Bogor, mantan Gubernur Bank Indoensia (BI) itu mengatakan ia ingin lebih dekat dengan wartawan. Namun, hal itu tidak dimaksudkan untuk mempengaruhi apa yang ditulis oleh wartawan tentang sosoknya.

“Bukan untuk mempengaruhi apa yang saudara-saudara tulis, itu hati nurani saudara, saya serahkan itu. Tapi untuk mengerti deh posisi saya, kalau toh itu masalah yang terkait dengan saya,” tutur guru besar UGM ini.

Acara di Istana Bogor berlangsung selama dua hari, 6-7 Agustus 2010. Pada pagi hari tadi, Boediono bersama puluhan wartawan melakukan jalan kaki sehat sejauh kurang lebih 2 Km dengan mengelilingi kompleks istana. Boediono didampingi oleh Ibu Herawati. Keduanya tampak bersemangat melakukan olah raga.

Setelah itu, Boediono beranjak ke halaman istana untuk memberi makan rusa-rusa yang ada di sana. Sebentar kemudian, Boediono dan Ibu Herawati masuk ke dalam istana, sedangkan para wartawan, paspampres, serta pegawai Setwapres mengikuti outbond hingga penutupan acara menjelang.

dtc/tya

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Kepompong Sastra Jawa Modern

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (15/7/2017). Esai ini karya Ibnu Wibi Winarko, pencinta sastra Jawa, pembaca novel berbahasa Jawa, dan peramu buku Sinopsis Novel Panglipur Wuyung jilid I dan II. Alamat e-mail penulis adalah benugila2013@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Adalah wajar…