Jumat, 6 Agustus 2010 11:13 WIB Tekno,Internasional Share :

Tsunami matahari timbulkan aurora menakjubkan

Tsunami matahari telah menimbulkan aurora sangat menakjubkan di belahan bumi utara. Aurora terlihat di Denmark, Norwegia, Greenland, Jerman dan wilayah Amerika utara dan Kanada.

Seperti dikutip dari Telegraph, tanggal 1 Agustus lalu sebagian besar permukaan matahari yang menghadap bumi mengalami letusan yang sering disebut coronal mass ejection.

Tsunami matahari ini mengeluarkan 10 juta ton gas plasma sangat panas dan menyebar di luar angkasa dalam linkup jutaan mil per jam.

“Ini merupakan letusan yang mengarah ke bumi dan cukup besar dalam beberapa waktu,” ujar Leon Golub, ilmuwan di Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, yang sempat memberi peringatan soal kejadian tsunami matahari ini.

Letusan yang sempat terjadi relatif kecil, digambarkan sebagai level C3 oleh para astronom. Namun, beberapa letusan yang jauh lebih besar bisa memberikan kerusakan di bumi.

Beberapa letusan yang tidak terlalu besar hanya memberikan pengaruh kepada bumi berupa tampilan aurora, sinar terang yang menuju kutub utara dan selatan.

Ledakan Senin kemarin telah menyebabkan Aurora menakjubkan di Denmark, Norwegia, Greenland, Jerman dan beberapa wilayah utara Amerika Serikat dan Kanada.

Beberapa gelembung gas telah muncul di atmosfer bumi. Tahun 2013, matahari diperkirakan akan muncul di tahap puncak di siklus 11 tahun, saat badai sangat besar mungkin terjadi.

Puncak badai matahari sebelumnya yang terjadi tahun 1989 memiliki kuantitas lebih kecil, namun tetap merusak sumber daya di Queebec sehingga tidak berfungsi dalam kurun waktu 9 jam dan merugikan ratusan juta dolar AS.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…