Jumat, 6 Agustus 2010 12:05 WIB Sport Share :

Selebrasi liar Del Piero

Turin--Ada sesuatu yang “mencurigkan” dari selebrasi gol seorang Alessandro del Piero dalam pertandingan Juventus tadi malam. Apa yang menyebabkan dia tampak “liar” merayakan golnya tersebut?

Del Piero menjadi pahlawan kemenangan Juve atas Shamrock Rovers di leg kedua babak kualifikasi Europa League, Kamis (5/8).

Lewat tendangan bebas dari jarak 30 meter, ia mencetak satu-satunya gol di pertandingan itu, dan Juve menang agregat 3-0.

Saat merayakan golnya tersebut, maskot La Vecchia Signora itu terlihat begitu meledak-ledak. Ia berteriak-teriak, mengguncang-guncangkan tubuhnya sedemikian rupa dan menjulurkan lidahnya.

Untuk seorang figur yang dikenal ‘kalem’, selebrasi tersebut mungkin terasa aneh.

Spekulasi pun dimunculkan, yaitu ia melakukannya untuk memberi isyarat pada pelatihnya, Luigi del Neri, bahwa dia masih layak dikedepankan untuk tim.

Di laga itu Del Piero baru turun ke lapangan di babak kedua, sebagai pengganti Diego Ribas da Cunha.

Hal itu seperti sebuah sinyal bahwa pemain berjulukan Il Pinturicchio itu musim ini kemungkinan besar bakal terkena rotasi dan bukan starter reguler.

“Itu bukan sebuah jawaban untuk siapapun. Cuma kegembiraan karena bikin gol saja, menang, dan kami lolos. Hanya itu yang bisa aku katakan. Aku senang bermain setengah babak dan permainanku meningkat,” terang Del Piero lewat situs resmi klub.

Meskipun musim lalu Diego bermain buruk, tapi Del Neri berencana meningkatkan peran pemain Brasil itu sebagai pengatur serangan.

Del Piero, yang usianya saat ini 35 tahun, akan bersaing dengan Diego di posisi itu, juga dengan Amauri, Vincenzo Iaquinta dan David Trezeguet sebagai penyerang.

“Kompetisi dengan Diego tidak membuatku cemas. Ini ‘kan baru mulai. Tidak seorang pun di Juve yang memikirkan soal ini. Kami cuma tertarik pada peningkatan performa. Pilihan-pilihan harus dibuat oleh pelatih untukmenurunkan tim terbaik,” tegasnya.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…