Jumat, 6 Agustus 2010 19:28 WIB Sragen Share :

Puluhan hidran di Sragen hanya sebagai pajangan

Sragen (Espos)–Puluhan hidran air di wilayah Sragen hanya sebagai pajangan lantaran tidak difasilitasi boks hidran yang berisi perlengkapan pemadam kebakaran.

Sekitar 40-50 unit hidran air itu dinilai mubazir alias sia-sia.

Penegasan itu disampaikan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sragen, Aris Wahyudi saat ditemui Espos, di ruang kerjanya, Jumat (6/8).

Menurut dia, enam unit hidran air di Pasar Bunder sebenarnya tidak macet, tetapi berfungsi norma.

Namun karena hidran air tersebut tidak dilengkapi boks hidran, lanjutnya, maka ketika terjadi kebakaran di Pasar Bunder, pedagang atau warga setempat tidak bisa menggunakan hidran air untuk memadamkan api. Boks hidran mestinya berisi selang dan perlengkapan pemadaman kebakaran lainnya.

trh

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…