Jumat, 6 Agustus 2010 09:06 WIB News Share :

Pria ber-KB di Bantul capai 8.050 orang

Bantul--Pria yang mengikuti program keluarga berencana di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta hingga saat ini tercatat sebanyak 8.050 orang, atau sekitar 6,8 persen dari total peserta pria dan wanita sebanyak 118.469 orang.

“Mereka terdiri dari peserta medis operasi pria (MOP) sebanyak 1.038 orang dan kontrasepsi kondom sebanyak 7.012 orang,” kata kepala Seksi Pelayanan Keluarga Berencana, Badan Kesejahteraan Keluarga, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BKK PP dan KB) Bantul, Harmanto di Bantul, Jumat (6/8).

Menurut dia, minat pria untuk ikut menyukeskan program KB di Bantul tahun ini cukup tinggi, dari data tersebut sebanyak 100 orang merupakan peserta MOP baru, sedangkan kondom sebanyak 1.502 orang.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi, baik itu melalui petugas penyuluhan KB juga melalui peserta KB pria itu sendiri, karena kami sudah membekali pengetahuan terhadap pria ber-KB tersebut,” katanya.

Harmanto mengatakan, peserta KB pria aktif itu juga menunjukkan bahwa pria ikut berperan serta dalam menekan laju pertumbuhan penduduk khususnya di Bantul.

Lebih lanjut kata dia, peserta yang baru MOP ini yang menjadi sasaran adalah pasangan usia subur, dan memiliki keinginan untuk tidak menambah anak. Sedangkan untuk kontrasepsi kondom kepada pasangan yang ingin menunda anak.

“Minat pria ber-KB di Bantul cukup tinggi, bahkan berdasarkan kuota yang ditentukan dari Provinsi, Bantul telah menggunakan jatah yang seharusnya dipakai kabupaten lain,” katanya.

ant/rif

Distributor Simas & Bimoli, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Kota Penyair Perlawanan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (16/8/2017). Esai ini karya Anindita S. Thayf, novelis dan esais yang tinggal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah bambu_merah@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dalam rangka memperingati hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 1982,…