Jumat, 6 Agustus 2010 13:35 WIB News Share :

Masyarakat diminta waspadai peredaran uang palsu

Kudus--Kapolres Kudus AKBP M Mustaqim mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai peredaran uang palsu selama Ramadhan dan menjelang Lebaran 2010.

“Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk melaporkan kepada aparat jika menemukan uang palsu, agar bisa ditindaklanjuti segera,” katanya di Kudus, Jumat (6/8).

Ditambahkan Kasat Reskrim AKP Suwardi, kasus uang palsu selama 2010 di Kabupaten Kudus baru satu kasus terjadi pada awal Maret dengan barang bukti uang palsu pecahan Rp 50.000 sebanyak 219 lembar.  Sedangkan pelaku yang tertangkap, terdiri atas dua orang warga Kecamatan Dawe dan seorang warga Kecamatan Karanganyar.

Untuk mengetahui keaslian uang kertas, katanya, masyarakat bisa melakukannya secara manual dengan cara dilihat, diraba dan diterawang. “Kami yakin, masyarakat bisa membandingkan antara uang asli dan palsu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pos Cabang Kudus Dino Aryadi mengatakan, peredaran uang palsu setiap Ramadhan dan Lebaran 2010 memang perlu diwaspadai.

“Selama ini, kami berulang kali menemukan uang palsu dengan berbagai nominal,” ujarnya.

ant/rif

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…