Jumat, 6 Agustus 2010 16:48 WIB Karanganyar Share :

Kematian karyawan Randi Jaya Farm terungkap

Karanganyar (Espos)–Kematian karyawan distributor telur, Randi Jaya Farm, Bambang Pitoyo, 43, warga Sidodadi RT 7/RW VIII, Garum, Blitar, terungkap. Hasil Labfor menyatakan tewasnya karyawan Randi Farm Jaya itu, Rabu (4/8) lalu, disebabkan oleh penyakit jantung.

Kepastian penyebab tewasnya korban itu dikatakan Kapolres Karanganyar, AKBP Edi Suroso melalui Kapolsek Colomadu, AKP Didik Noer Tjahjono, Jumat (6/8). Didik menjelaskan hasil Labfor itu cocok dengan pernyataan dokter dari Puskesmas Colomadu yang juga memeriksa kondisi korban beberapa saat setelah kejadian.

“Hasilnya sama dengan apa yang dikatakan dokter Puskesmas dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan yang kami temukan,” jelasnya kepada Espos.

Didik mengatakan jenazah korban sudah diterima oleh pihak keluarga. Dia menjelaskan upaya menghubungi keluarga korban yang sempat terkendala pada waktu kejadian akhirnya membuahkan hasil.

Namun, lanjutnya, terdapat perbedaan alamat keluarga yang disangka berdomisili sesuai alamat yang tertera dalam identitas korban, yakni daerah Blitar, Jawa Timur. “Keluarganya malah tinggal di Bantul, Yogyakarta. Kami berhasil kontak dan di hari itu (hari kejadian-red), pihak keluarga langsung mengambil jenazah,” tambahnya.

Korban diketahui tewas oleh teman kerjanya, Marno, warga Jeruk SawitRT 4/RW VI, Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Korban diketahui mulai ikut bekerja di tempat itu selama tiga hari.

m85

lowongan pekerjaan
Marketing dan Surveyor, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…