Jumat, 6 Agustus 2010 16:58 WIB Solo Share :

Indikasi pelanggaran relokasi, Pemkot tak bisa bertindak

Balaikota (Espos)–Temuan adanya indikasi pelanggaran relokasi di Kelurahan Semanggi Pasar Kliwon menjadi keprihatinan Pemkot Solo. Meski demikian, Pemkot mengaku tak bisa bertindak lantaran tak memiliki laporan administrasi hitam di atas putih terkait penyelewenangan relokasi tersebut.

“Pemkot tetap bertangungjawab jawab atas pelaksanaan relokasi meski ditangani jajaran Pokja. Namun, kami tak bisa bertindak jika tak ada laporan administrasi secara tertulis,” kata Sekda Solo, Budi Suharto kepada wartawan di Balaikota, Jumat (6/8).

Begitu pun soal adanya aksi jual beli rumah relokasi ke sejumlah Pokja, Pemkot Solo, kata Budi juga tak bisa bertindak. “Kami itu terbentur aturan. Sebab, rumah itu kan sudah sah menjadi milik warga,” katanya. Meski demikian, aksi jual beli rumah relokasi itu sungguh disayangkan Budi. Sebab, di tengah upaya Pemkot untuk memberikan rumah bagi warga miskin yang layak, tindakan yang dinilai tak etis jutsru terjadi kendati memang sah-sah saja.

“Itu memang sah. Tapi, kan jadi salah sasaran. Rumah untuk ditempati, kok malah dijual. Apa nantinya mau nempati bantaran lagi,” paparnya. Walikota Solo, Joko Widodo, lanjut Budi, sebenarnya pernah melayangkan surat peringatan yang bersifat imbauan terkait ditemukannya aksi jual beli rumah relokasi di Ngempkak Sutan Mojosongo Jebres setahun lalu. Namun, sekali lagi, kata Budi, surat tersebut sebatas imbauan tanpa ada kekuatan hukum untuk menjatuhkan sanksi tegas. “Ya, kami hanya bisa menyesalkan saja. Ini kan jadi salah sasaran,” pungkasnya.

asa

PT. BPRS AL MABRUR KLATEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Penurunan PTKP

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (4/8/2017). Esai ini karya Muhammad Aslam, seorang praktisi perpajakan yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah aslam_boy@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Target penerimaan pajak yang sering tidak tercapai selalu menjadi perhatian khusus pemerintah dari tahun…