Jumat, 6 Agustus 2010 17:11 WIB News Share :

Diduga hendak menculik, remaja 14 tahun ditangkap warga

Grobogan (Espos)–Diduga hendak menculik seorang anak berusia 7 tahun, seorang remaja DS, 14, warga Garut ditangkap warga Dukuh Kernekan Desa Tunggak Kecamatan Toroh. DS yang menggelandang akhirnya dibawa warga ke Polsek Toroh untuk diperiksa.

Penangkapan DS oleh warga tersebut bermula ketika, Jumat (6/8), sekitar pukul 09.30 WIB, Siti Mastiah, 39, warga setempat curiga dengan kehadiran DS di sekitar rumahnya. Saat itu Siti melihat DS bermain dengan anaknya Slamet Nurwijayanto, 7.

Melihat anak laki-lakinya bermain dengan remaja tak dikenal, Siti kemudian curiga. Oleh karenanya Siti kemudian mendekati DS untuk mencari tahu siapa ia sebenarnya. Namun bukan jawaban yang didapat, ketika ditanya, DS malah lari begitu Siti mencoba mendekati.

“Saya melihat Slamet bermain dengan DS, karena tak mengenal akhirnya saya coba Tanya. Eh remaja tersebut malah kabur begitu saya dekati,” terangnya

Melihat hal itu, Siti kemudian melaporkan kejadian itu ke tetangganya, Marmin, 51, yang kebetulan baru pulang dari sawah.

“Setelah diberitahu saya mencari DS. Begitu ketemu saya juga mencoba mendekati dan menanyakan siapa dia,” tutur Marmin kepada wartawan

DS akhirnya mau menjawab namun sambil berlari sehingga Siti kemudian berteriak memanggil warga yang kemudian berhasil mengepung dan menangkapnya. DS kemudian di amankan di rumah Kadus setempat sebelum dibawa ke Polsek Toroh.
DS pun merespon jawaban marmin dengan lari. Siti yang melihatnya kabur sekali lagi berteriak teriak. Sontak warga sekitar keluar rumah. Akhirnya karena terkepung dan tidak mengenla medan, DS tertangkap warga di RT 01 RW 06.

Kapolsek Toroh Sugiyanto kepada wartawab menjelaskan, dugaan warga salah.
’’DS datang ke desa untuk mengemsis, bukan untuk menculik anak kecil. Jadi mana mungkin anak sekecil itu, tanpa ada seorang teman hendak menculik,” papar AKP Sugiyanto.

rif

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…