Jumat, 6 Agustus 2010 17:00 WIB Wonogiri Share :

Begug pastikan pembangunan panggung jalan terus

Wonogiri (Espos)–Kendati menuai banyak kritik dan pertanyaan dari berbagai kalangan masyarakat, pembangunan panggung di bagian utara Lapangan Giri Krida Bakti depan rumah dinas Bupati Wonogiri terus berlanjut. Pembangunan itu kini telah memasuki tahap pendirian pilar-pilar.

Pembangunan panggung seni budaya yang dimulai sejak awal Juli lalu itu mengundang banyak pertanyaan dan kritik berkaitan dengan perencanaan pembangunan maupun pemanfaatannya yang tidak jelas. Tiba-tiba saja pembangunan itu dimulai dengan memanfaatkan salah satu bagian lapangan yang merupakan fasilitas publik.

Bupati Wonogiri H Begug Poernomosidi, ditemui Jumat (6/8) memastikan tidak ada yang salah dengan keberadaan panggung itu dan pembangunannya akan terus dilanjutkan sampai selesai. Soal dana yang digunakan untuk membiayainya, menurut Begug, berasal dari bantuan pihak ketiga. Dia menyebutnya bantuan sejumlah pribadi masyarakat. Sebab, pihaknya menyadari APBD tidak mungkin bisa diandalkan untuk membiayai pembangunan panggung itu.

Padahal, menurutnya, untuk menjadikan Wonogiri sebagai kawasan budaya, mestinya ada sebuah podium seperti yang dimiliki Ponorogo di alun-alun kota, maupun Klaten dengan panggung Sendratari Ramayana di Kompleks Candi Prambanan. Panggung itu sendiri rencananya dibuat seperti yang ada di Ponorogo.

“Dengan demikian, setiap ada pementasan, tidak perlu membuat panggung dadakan, yang sebenarnya juga sama saja dengan pemborosan,” jelas dia.

Sebelumnya, Ketua Komisi C DPRD, Catur Winarko, mengatakan selama pembangunan itu diperuntukkan bagi kepentingan umum, tidak ada yang perlu dipermasalahkan. Catur mengaku sudah melakukan klarifikasi kepada Bupati dan diperoleh informasi bahwa pembangunan itu menggunakan dana pihak ketiga yang nilainya Rp 400 juta-Rp 500 juta.

shs

lowongan kerja
lowongan kerja SD IST AL ALBANI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Bung Karno, Lenso, Cha Cha Cakrabirawa

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (2/6/2017). Esai ini karya Albertus Rusputranto P.A., pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah titusclurut@yahoo.co.uk Solopos.com, SOLO — Cakrabirawa adalah nama kesatuan pasukan penjaga Istana…