Jumat, 6 Agustus 2010 13:07 WIB News Share :

Barisan waria meriahkan gerak jalan tujuh belasan

Sulsel–Sembilan orang waria berpakaian hijau muda dibalut kain merah dengan rambut panjang berwarna kecoklatan (pirang) turut memeriahkan gerak jalan indah menyambut peringatan 17 Agustus 2010 di Kabupaten Bantaeng, Jumat (6/8).

Gerak jalan yang dilepas plt Sekkab H Thamrin Husain di lapangan Lompobattang, melintasi jalan utama Kota Bantaeng. Kegiatan tahunan ini diikuti para pelajar SMP, SLTA dan SMK di daerah berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar ini.

Meski masing-masing barisan mencoba memperlihatkan keindahan dan kerapian langkah dan gerakannya, namun barisan waria yang paling banyak mendapat perhatian masyarakat.

Saat mereka melewati jajaran pejabat dan masyarakat yang berkerumun di pinggir jalan, barisan ini selalu mendapat aplaus. Gerakannya yang gemulai dengan goyangan yang khas menjadi pemicu antusiasme penonton.

Setiap peserta memperagakan gaya khas masing-masing sehingga tidak heran bila terjadi pelambatan dalam gerakan. Peserta bahkan sering memperlihatkan barisan menyamping hingga jongkok.

Bahkan ada yang langsung berbalik ke belakang yang mengecoh penonton sebab pada saat bersamaan barisan berjalan ke depan dan tiba-tiba berbalik, namun tetap memperlihatkan kekompakan sebagai barisan dengan penonjolan keindahan gerak dalam jalan.

ant/rif

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…