Kamis, 5 Agustus 2010 12:10 WIB News Share :

Waspadai aksi perampokan di bulan puasa

Jakarta— Kejahatan tidak pernah mengenal tempat, waktu dan sasarannya. Di bulan puasa pun, pelaku kejahatan kerap melakukan aksi kejahatannya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar menyampaikan agar masyarakat mewaspadai sejumlah aksi kejahatan selama bulan Ramadan.

“Waspadai aksi perampokan di rumah kosong yang ditinggalkan penghuninya,” kata Boy kepada wartawan, Kamis (5/8).

Di bulan puasa, perampokan di rumah kosong ini biasanya sering terjadi. “Karena pada bulan puasa, orang lebih sering meninggalkan rumahnya. Misalnya, tarawih ke mesjid atau ke pasar kan lebih sering dibanding hari biasa,” jelasnya.

Aksi perampokan di rumah kosong ini tidak pernah mengenal waktu. Kapan rumah itu kosong, pelaku akan beraksi di rumah tersebut dan menjarah harta benda.

Agar terhindar dari kejahatan semacam ini, masyarakat diimbau agar tidak lupa mengunci pintu rumah dan jendela rapat-rapat jika hendak ditinggal pergi. “Atau bisa menitipkan ke Hansip atau tetangga,” ujarnya.

Kejahatan lainnya yakni penjambretan tas berisi uang. Waspadai kawanan perampok yang mengincar kita usai menarik uang di bank.

“Ini sering terjadi. Korban dirampas tasnya usai menarik uang,” ungkapnya.

Agar terhindar dari kejahatan seperti ini, masyarakat diimbau agar meminta pengawalan polisi dalam menarik uang dalam jumlah yang banyak. “Uang puluhan juta itu kan kalau pakai tas, apalagi pakai motor, sangat berbahaya,” imbuhnya.

Kejahatan lainnya yang sering terjadi di bulan puasa, terutama menjelang lebaran adalah pembiusan. Para pembius biasanya mengincar pemudik yang membawa barang banyak di terminal.

“Jangan terlihat bingung ketika datang ke suatu tempat. Bertanyalah pada polisi atau petugas Dishub di terminal,” katanya.

dtc/nad

lowongan kerja
lowongan kerja AKADEMI TEKNOLOGI WARGA SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Bung Karno, Lenso, Cha Cha Cakrabirawa

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (2/6/2017). Esai ini karya Albertus Rusputranto P.A., pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah titusclurut@yahoo.co.uk Solopos.com, SOLO — Cakrabirawa adalah nama kesatuan pasukan penjaga Istana…