Kamis, 5 Agustus 2010 14:24 WIB Pendidikan Share :

Peringkat UNS melorot

Solo (Espos)–Posisi webomatrics Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo terus terjun bebas menduduki peringkat 10 di kancah tingkat nasional.

Padahal awal tahun lalu posisi rangking UNS masih berada di urutan ke lima, kemudian melorot ke posisi delapan dan kini peringkat 10.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) UNS Solo Prof DR Sunardi MSc kepada wartawan di sela Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah bagi Dosen di lingkungan UNS, Kamis (5/8) di Hotel Dana mengatakan  terus melorotnya peringkat UNS di tingkat nasional bukan karena jumlah poin yang jatuh. Namun banyaknya universtas lain yang mengungguli posisi UNS.

Kurangnya penelitian para dosen yang dipublikasikan di jurnal internasional, lanjutnya, menjadi salah satu faktor lemahnya poin UNS.

Menurutnya dari tulisan di jurnal internasional tentunya nama penulis akan dikenal dan divisitasi banyak kalangan. Imbasnya nama UNS akan dikenal luas sehingga secara otomatis rangkingnya.

“Webomatrics merupakan satu indikator perguruan tinggi itu dikenal di dunia. Karena itu pemikiran, kepakaran, dan hasil penelitian yang dipublikasi secara internasional sangat diperlukan,” jelasnya.

Prof Sunardi menyebutkan berdasarkan data urutan tertinggi nasional dipegang ITB, yang menempati ranking ke-8 perguruan tinggi se Asia Tenggara dan peringkat 569 didunia.

Kemudian UGM menduduki peringkat dua tingkat nasional, 10 tingkat Asean dan 611 di dunia. Sementara posisi UNS, lanjutnya, di tingkat internasional mengalami kenaikan yakni menjadi posisi 1.582 didunia.

isw

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…