Kamis, 5 Agustus 2010 12:39 WIB News Share :

Partai Demokrat tak akan bela As'ad

Jakarta–Partai Demokrat (PD) tidak mempermasalahkan penangkapan As’ad Syam oleh Kejagung. PD menghargai proses hukum yang terjadi dan tidak akan melindungi kader yang terbukti bersalah.

“Kita senantiasa mendorong proses hukum terus dilakukan dengan baik. Kita mempersilakan Kejaksaan untuk memproses lebih lanjut,” kata Wakil Sekjen PD, Saan Mustopa dalam pesan singkat kepada detikcom, Kamis (5/8).

Menurut orang kepercayaan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum ini, partainya tidak akan mengintervensi hukum yang dilakukan oleh kejaksaan. Sebab, PD akan selalu taat hukum sebagaimana yang diajarkan oleh SBY.

Terkait posisi As’ad yang saat ini menjabat anggota Komisi VIII DPR, Saan belum bisa menjawab statusnya tersebut. “Terkait dengan posisi Pak As’ad di DPR, DPP akan melakukan pembahasan lebih lanjut,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, As’ad ditangkap aparat dari di rumahnya, Pondok Cabe, pada Rabu (4/8/2010) pukul 21.30 WIB. Kejagung akibat kasus korupsi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Sungaibahar, Muarojambi, tahun 2004. Negara dirugikan Rp 4,5 miliar akibat kasus ini.

Mahkamah Agung (MA) memutus dengan hukuman 4 tahun penjara. Namun, As’ad itu tidak pernah bersedia menjalani hukuman dengan alasan keputusan MA janggal.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…