Kamis, 5 Agustus 2010 21:01 WIB News Share :

Megawati ajak kader PDIP lawan korupsi

Bogor –– Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri prihatin dengan kian meningkatnya kasus korupsi belakangan ini. Dia mengajak para kadernya untuk bersama-sama melawan korupsi.

“Ini bukan hal yang mudah di tengah kehidupan politik yang transaksional dan pragmatis, tapi bukan tidak mungkin. Ayo kita lawan korupsi. Apakah kalian sanggup?” seru Megawati yang disambut riuh “sanggup” dari empat ribuan kader PDIP.

Hal itu diserukan Megawati kepada para kader PDIP dari 3 pilar (legislatif-eksekutif-struktur partai) dalam penutupan Rakornas di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Kamis (5/8) malam.

Megawati mengatakan, kejahatan korupsi tidak bisa ditutup-tutupi. Ia pun menyoroti besarnya peran daerah dalam peningkatan kasus korupsi belakangan ini.

“Hampir tiada hari tanpa berita korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan. Marilah kita galang dan buktikan untuk memberantas korupsi,” kata Megawati.

Sebelumnya, dalam jumpa pers di lokasi yang sama, Ketua DPP PDIP Puan Maharani, mengatakan, pihaknya akan berhati-hati dalam memilih calon yang akan diusung dalam Pemilukada. Jangan sampai calon memiliki kasus hukum.

“Kalau ada indikasi kena suatu kasus, kita kirim tim hukum, untuk mengecek sejuah mana kasus yang dijalani. Tapi kita juga menganut asas praduga tak bersalah,” kata Puan.

Ia menambahkan, jika calon sudah menjadi tersangka suatu kasus, maka PDIP segera menghentikan pencalonannya. “Kami tidak mau kalau kampanye nanti diciduk dan hukum itu dijadikan alat politik,” kata Puan.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…