daging
Kamis, 5 Agustus 2010 16:00 WIB Sragen Share :

Jelang Ramadan, harga daging ayam naik Rp 2.000/kg

Sragen (Espos)--Menjelang Bulan Ramadan, harga daging ayam di Pasar Gemolong mengalami kenaikan sekitar Rp 2.000/kg. Semula harga ayam Rp 23.000/kg dan saat ini menjadi Rp 25.000/kg

Untuk harga sembilan bahan pokok (Sembako) cenderung stabil dan tidak ada kenaikan harga berarti.

Pedagang daging ayam, Fitri menuturkan, kenaikan harga daging ayam baru terjadi dalam dua hari terakhir. Harga daging ayam yang semula hanya Rp 23.000/Kg menjadi Rp 25.000/Kg, atau naik Rp 2.000/Kg.

Menurut Fitri, pada bulan Ruwah, seperti saat ini, ditambah menjelang Ramadan, harga daging ayam pasti selalu naik. Hal itu sejalan dengan tingginya permintaan pasar.

Untuk mengimbangi, Fitri menambah stok dagangannya lebih banyak 50%. Hal sama diakui pedagang ayam lain, Tarmi. “Hidupnya, ayam itu sekarang Rp 15.000/Kg, sebelumnya hanya Rp 13.000/Kg. Naik Rp 2.000/Kg,” ujar Tarmi.

Informasi yang dihimpun Espos, di Pasar Gemolong, Kamis (5/8), para pedagang mengakui belum ada kenaikan berarti menjelang bulan Puasa.

Mereka menduga, kenaikan harga baru akan dirasakan pada awal bulan Ramadan. “Sekarang masih stabil, mungkin hanya beras saja yang masih tinggi karena wereng kemarin. Beras yang sedang (C4 super-<I>red<I>) sekarang Rp 6.500/Kg, kalau yang biasa (C4 biasa-<I>red<I>) Rp 5.500/Kg,” papar pedagang Sembako, di pasar setempat, Nurjanah, saat ditemui Espos, Kamis (5/8).

tsa

lowongan kerja
lowongan kerja SD IST AL ALBANI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Bung Karno, Lenso, Cha Cha Cakrabirawa

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (2/6/2017). Esai ini karya Albertus Rusputranto P.A., pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah titusclurut@yahoo.co.uk Solopos.com, SOLO — Cakrabirawa adalah nama kesatuan pasukan penjaga Istana…