Kamis, 5 Agustus 2010 13:27 WIB News Share :

2 Jam sisir lokasi, Tim Densus 88 tak temukan bom

Jakarta--Ancaman bom di Gedung Atrium Setiabudi hanya isapan jempol belaka. Tim Densus 88 menyisir lokasi selama 2 jam, tapi tidak menemukan benda yang mencurigakan.

“Tadi kita dapat laporan pukul 9.20 WIB, tim Gegana langsung menyisir semua lantai hingga pukul 11.45 WIB, tapi tidak ditemukan bom yang dimaksud,” ujar Kapolsek Setiabudi, Kompol I Gede Ardana kepada wartawan di lokasi, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (5/8).

Hingga saat ini, Tim Densus 88 bersama tim dari Polda Metro masih melakukan penyisiran.

I Gede mengatakan bahwa polisi kini memeriksa saksi, karyawan PT Asuransi MAI Park yang menerima ancaman bom lewat imel, Satria Indra Putra. Selain Indra, polisi juga memeriksa dua saksi lain.

Ancaman bom dikirim via email atas nama Al Osam dengan nama email al.osam@yahoo.com. Email berisi ancaman bom itu dikirim sebanyak 2 kali. Email pertama masuk pada pukul 08.15 WIB.

Isinya “SAYA AKAN MELEDAKKAN SEBUAH BOM BERKEKUATAN BESAR DI LANTAI 3,4, DAN 5 GEDUNG SETIABUDI ATRIUM BUILDING. BOM INI AKAN MELEDAK PUKUL 10.30 WIB DAN AKAN MENGHANCURKAN SELURUH GEDUNG.”

Tak lama, email kedua masuk pukul 08.20 WIB. Isinya “SAYA AKAN MELEDAKKAN SEBUAH BOM BERKEKUATAN BESAR DI LANTAI 3,4, DAN 5 GEDUNG SETIABUDI ATRIUM BUILDING. BOM INI AKAN MELEDAK PUKUL 10.00 WIB DAN AKAN MENGHANCURKAN SELURUH GEDUNG.”

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…