Rabu, 4 Agustus 2010 23:06 WIB Solo Share :

Warga minta ganti rugi segera dibayar

Solo (Espos)–Sejumlah warga di RT 3/ RW X Kelurahan Sangkrah, Pasar Kliwon, yang menempati tanah negara mengaku belum menerima ganti rugi bangunan. Sedianya tanah tersebut untuk peninggian dan pelebaran tanggul Sungai Bengawan Solo.

Ketua RT setempat, Joko Supriyanto, mengaku ada tujuh rumah warga yang memiliki bangunan di lokasi tersebut. Ia berharap sebelum tanggul ditinggikan, uang tersebut dapat segera diterima agar secepatnya pindah. “Sudah setahun lalu didaftarkan, tapi yang di sini belum dapat,” katanya.

Ia mengaku belum mendapat kepastian uang ganti rugi. Uang itu senilai Rp 20,5 juta untuk masing-masing keluarga. Kini, tambahnya, warga sedang menunggu-nunggu turunnya uang tersebut.

Lurah Sangkrah, Mahendra, saat ditemui Espos dikantornya, Rabu (4/8), mengatakan, di kelurahannya masih ada 15 warga yang masih dalam daftar tunggu. “Tahun lalu sudah didaftarkan, namanya buku putih. Lalu ada data yang hilang. Kemudian yang hilang disusulkan, namanya buku merah. Nah, yang 15 itu termasuk buku merah,” jelasnya. Mengenai kepastian turunnya dana, ia belum dapat memastikannya. “Ya kita tunggu saya,” tuturnya.

m86

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…