Rabu, 4 Agustus 2010 02:18 WIB Solo Share :

Warga bersedia pindah asalkan ganti rugi sesuai

Solo (Espos)–Opsi tukar guling tanggul tak sepenuhnya diamini warga yang tinggal di bantaran sungai. Sejumlah warga mengaku bersedia dipindah dengan uang ganti rugi yang sesuai.

Sebagian warga di RT 7/ RW V Kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon, mengaku lebih memilih tukar guling tanah. Hal itu menurut mereka lebih realistis dan yakin Pemerintah Kota dapat mewujudkannya.

“Kami HM (hak milik) di sini. Kalau ada kesempatan pindah, ya kami tidak menolak,” kata Hariyadi kepada Espos di rumahnya, Selasa (3/8). Ia mengaku selalu khawatir bila terjadi banjir lantaran rumahnya sangat dekat dengan bibir sungai.

Ia menyaratkan agar ada tukar guling tanah daripada pembelian berwujud uang. Hal itu menurutnya memberikan kepastian kepemilikan tanah dariapda membeli sendiri.

“Tanah diganti tanah di tempat lain. Sedang bangunannya dibeli, itu aspirasi kami. Jadi, kami bisa membangun rumah, ya minimal sama dengan kondisi sekarang,” ujarnya.

m86

lowongan kerja
lowongan kerja PT. BPR SURYAMAS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
PPDB di Tengah Anomali Sosial

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (16/6/2017). Esai ini karya Sohidin, dosen di Universitas Sebelas Maret yang meminati isu-isu pendidikan dan sosial kemasyarakatan. Alamat e-mail penulis adalah sohiddien@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Kegiatan penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online tingkat SMA/SMK…