Rabu, 4 Agustus 2010 12:51 WIB Ekonomi Share :

Rupiah pagi bertengger Rp 8.938 per dolar

Jakarta–Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Rabu pagi (4/8) masih bertengger dilevel Rp 8.938 per dolar seperti Selasa (3/8), karena pelaku pasar masih khawatir dengan isu redenominasi rupiah yang akan dilakukan Bank Indonesia.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bertahan seperti hari sebelum pada Rp8.938-R8.948 per dolar.

Dirut Finan Corpindo Nusa, Edwin Sinaga di Jakarta, mengatakan, upaya Bank Indonesia yang akan melakukan isu redenominasi rupiah mengakibat pelaku pasar cenderung menahan diri.

Pelaku pasar khususnya asing khawatir akan wacana BI ini, sehingga mereka lebih baik berdiam melakukan perkembangan pasar, katanya. Kondisi ini, menurut dia sebesar cukup baik, karena kondisi rupiah saat ini stabil.

Hal ini yang sebenarnya disukai eksportir maupun importir, meski importir saat ini masih diuntungkan dengan membaiknya rupiah, ucapnya.

Edwin Sinaga mengatakan, redenominasi rupiah masih berupa wacana dan memerlukan waktu yang panjang bagi pelaksanannya, sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Inikan baru wacana, karena masyarakat menjadi panik, sehingga pasar saham yang cenderung membaik menjadi gelisah dengan melepas saham-saham di pasar.

Akibatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk hingga dibawah angka 3.000 poin, tuturnya.  Rupiah, lanjut Edwin Sinaga, kalau melihat kondisi ini maka pada Rabu siang diperkirakan akan mengalami kenaikan setelah pelaku pasar mulai mengerti rencana redenominasi rupiah itu baru merupakan wacana.

“Kami optimis rupiah pada siang nanti akan kembali membaik,” ujarnya.

ant/rif

lowongan kerja
lowongan kerja PT. Utama Sinergi Persad, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Menjaga Kemerdekaan Pers Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (10/7/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO–Pekan lalu, di sela-sela menghadiri seminar internasional mengenai¬†Media Self Regulating, beberapa…