Rabu, 4 Agustus 2010 20:07 WIB Hukum Share :

Pencuri beraksi di rumah seorang guru MAN 1 Solo

Solo (Espos)–Seorang pencuri beraksi di rumah warga di Karangasem RT 4/RW XVI, Kadipiro, Banjarsari sekaligus seorang guru MAN 1 Solo bernama Agus Hadi Susanto, 55. Akibat aksi tersebut, pemilik rumah menderita kerugian material senilai belasan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun Espos, peristiwa pencurian diprediksi dilakukan Rabu (4/8) dinihari. Aksi yang dilakukan pencuri tergolong cukup nekat dan berani. Pasalnya, pencuri yang hingga kini masih diselidiki polisi tersebut nekat merusak slot kunci jendela di samping rumah. Di mana, pada saat itu terdapat putera pemilik rumah bernama Atiq Farohidi, 25, yang sedang tidur di ruang tengah.

Begitu berhasil mencongkel kunci jendela, pencuri langsung mengambil sebuah laptop jenis Compaq yang berada di samping posisi Atiq Farohidi. Belum puas sampai di sana, pencuri juga menguras sebuah laptop Accer yang diletakkan di meja berjarak dua meter dari posisi tidur Atiq Farohidi. Merasa tindakannya cukup aman dan pemilik rumah tidak masih terlelap dalam tidurnya, seorang pencuri juga mengambil <I>Hand Phone<I> (HP) jenis Sony Ericson, dompet berisiĀ  surat identitas penting dan uang senilai Rp 25.000, tas dinas berisi uang senilai Rp 1 juta.

“Waktu itu saya tidur sekitar pukul 22.00 WIB. Saat kejadian, saya masih terlelap dalam tidur. Kemungkinan besar, pencuri sempat melangkahi saya saat mengambil barang-barang itu. Tapi, namanya lagi tidur, kan saya juga tidak sadar,” ujar Atiq Farohidi saat ditemui Espos di kediamannya, Rabu (4/8).

Menurut pemilik rumah, Agus Hadi Susanto peristiwa pencurian tersebut baru diketahui Rabu (4/8) pukul 06.00 WIB. Di mana, saat isterinya bernama Muqofifah, 52, ingin membuka pintu bagian samping.

“Waktu itu isteri saya melihat clot kunci jendela sudah rusak. Kemudian, mengecek barang-barang juga sudah hilang. Terus terang, akibat pencurian ini saya menderita kerugian senilai belasan jutaan rupiah. Yang paling saya sayangkan, di dalam laptop milik saya berisi beberapa dokumen penting terkait profesi saya sebagai seorang guru,” jelas guru MAN 1 Solo tersebut.

Berdasarkan pantauan Espos di lapangan, tepat pukul 12.00 WIB sejumlah anggota Poltabes Solo langsung merapat ke rumah milik korban untuk melakakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil tersebut, sejumlah petugas mengambil sejumlah barang yang terdapat bekas sidik jari pelaku pencurian. Hingga saat ini, polisi terus melakukan proses pendalaman kasus tersebut dan diharapkan dalam waktu dekat pelaku pencurian segera ditangkap.

pso

PT. ABRAR TUJUH BERSAUDARA ISLAMI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Jangka Kamardikan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (15/8/2017), karya Bandung Mawardi dari Bilik Literasi. Alamat e-mail bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Setahun setelah peristiwa bersejarah, proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, terbit buku berjudul Djangka Djajabaja Sempoerna dengan Peristiwa Indonesia Merdeka garapan…