Rabu, 4 Agustus 2010 14:03 WIB Hukum Share :

Pemuda tikam kakak ipar hingga tewas

Makassar–Seorang pemuda Bur, 24, warga Jalan Satando Makassar menikam kakak iparnya Syahril, 35, hingga tewas setelah terjadi perselisihan antara keduanya.

Kasat Reskrim Polresta Pelabuhan AKP Syukri Abham di Makassar, Rabu (4/8), mengatakan, kasus ini bermula dari ketersinggungan antara kakak dan adik ipar yang menyebabkan tewasnya Syahril.

Ia menjelaskan, pelaku datang ke tempat korban yang berprofesi sebagai penjual bensin eceran dan langsung mengambil satu botol bensin tanpa membayar.

Korban yang melihat pelaku tidak membayar akhirnya menegur pelaku dan memintanya untuk membayar bensin yang diambilnya itu. Tidak terima dengan perlakuan korban pelaku kemudian meninggalkan tempat korban untuk mengambil badik di rumahnya.

Setelah mengambil badik, pelaku langsung bergegas ke tempat korban dan tanpa mengeluarkan kata-kata langsung menikam korban tepat di dada dan tembus ke jantungnya.

Usai menikam, pelaku kemudian melarikan diri sambil membuang badik yang digunakannya dan bersembunyi di rumahnya sebelum akhirnya dijemput polisi.

“Terpaksa saya menikam karena tersinggung dengan perkataannya ketika mengambil bensin di tempatnya. Padahal, saya cuma meminjam dulu karena bensin motor saya habis,” ujarnya di hadapan polisi.

ant/rif

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…