Rabu, 4 Agustus 2010 14:49 WIB Issue Share :

Parto 'Patrio' tolak job saat buka puasa

Jakarta–Komedian Parto ‘Patrio’ tidak mau lagi menerima job untuk acara buka puasa. Selama puasa Ramadan, ia hanya mau mengisi acara sahur. Parto memiliki alasan ibadah dan stamina.

“Saya butuh istirahat dan biar fokus ke ibadah. Karena saya kan sudah 40 tahun,” kata Parto di sela-sela jumpa pers Acara Ramadan Trans7, di Gedung Trans7, Jakarta Selatan, Rabu (4/8).

Parto saat ini mengisi Opera Van Java (OVJ). Selama puasa, OVJ akan menjadi acara andalan Trans7 saat sahur. Mengisi acara sahur, Parto harus mengganti pola tidurnya. Karena kurang tidur malam, ia akan menggantinya di pagi hari atau siang hari. Ia akan tidur dari jam 08.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Pria bernama asli Edy Supono itu mengaku tidak memiliki trik khusus untuk menjaga kelucuan lawakannya. Ia lebih mengandalkan improvisasi saja. “Ya ngalir aja. Kan ada pancingan, karena ini improve,” kata Parto.

Pria kelahiran Jakarta, 17 April 1961 itu sudah tujuh tahun mengisi acara sahur. Selama ini belum pernah ia dikomplain dari keluarga. Anak-anak tidak memprotes kegiatan Parto itu karena saat sang ayah bekerja mereka sedang tidur.

Dari OVJ, Parto tidak menampik mendapat banyak materi. Parto mengaku tidak bisa berbisnis, maka ia pun memilih rajin menabung. Tidak lupa ia pun ikut sejumlah asuransi untuk jaga-jaga di masa depan. “Ada asuransi pendidikan, asuransi jiwa buat anak-anak,” katanya.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…