Rabu, 4 Agustus 2010 11:34 WIB News Share :

Masyarakat siap seandainya Ibu Kota pindah di Yogyakarta

Yogyakarta–Sebagian warga Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan siap seandaianya ibukota Negara Republik Indonesia dipindahkan dari Jakarta ke Yogyakarta, dan berharap membawa perubahan serta kemajuan berbagai bidang kehidupan masyarakat daerah ini.

Menurut salah seorang pedagang kelontong di kawasan Seturan, Yogyakarta, Arif, secara pribadi dirinya siap seandainya ibukota negara dipindahkan ke Yogyakarta. “Saya berharap semoga itu terealisasi, dan memajukan¬† daerah ini khususnya bidang ekonomi,” katanya, Rabu (4/8).

Ia mengatakan, dengan dengan dipindahkannya ibukota negara ke Yogyakarta, penataan kota tentunya akan lebih bagus, dan sektor perekonomian pun akan lebih maju lagi, termasuk bagi kalangan pengusaha dan masyarakat umumnya.

Menurut ia, Yogyakarta merupakan kota yang strategis dan mempunyai banyak ragam kebudayaan, pariwisata, kuliner dan pendidikan. “Dengan itu semua, membuat Yogyakarta semakin layak menjadi ibukota negara,” katanya.

Pendapat senada juga dikatakan salah seorang tukang becak yang biasa mangkal di kawasan Malioboro, Supeno. “Kalau menurut saya, sangat setuju dan siap jika ibukota negara dipindahkan ke Yogyakarta, karena selain sebagai pusat pemerintahan negara, bagi warga dapat menambah penghasilan serta perluasan usaha mereka,” katanya.

ant/rif

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.¬† Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…