Rabu, 4 Agustus 2010 13:40 WIB News Share :

Layar informasi DPRD Jabar banyak diakses untuk situs porno

BandungHistory layar informasi internal DPRD Jabar dipenuhi situs porno. Selain menampilkan agenda internal dewan, selama ini layar sentuh ukuran 14 inch itu pun bisa untuk browsing internet. Dari 120 history yang tercatat, 60 persennya merupakan halaman situs porno.

Hal ini terkuak saat sejumlah wartawan akan mengecek agenda dewan sekitar pukul 11.00 WIB, Rabu (4/8), di layar informasi yang berada di lobi lantai 1 Gedung DPRD Jabar. Layar informasi itu dinamai Kios-K.

“Karena enggak ada agenda, kita iseng mau browsing. Trus teman ada yang nyeletuk, hati-hati nanti kaya yang di Jakarta. Lalu kita lihat history halaman. Kita kaget banget, karena dari sekitar 120 history website yang sebelumnya pernah dikunjungi, sekitar 60 persennya lah situs porno,” ujar Ajat, wartawan Antara di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro.

Akhirnya hal ini langsung dilaporkan ke bagian Sekretariat Dewan. Kasubag Protokol Setwan DPRD Jabar Ari Harmedi mengaku baru mengetahui banyaknya situs porno diakses melalui layar informasi internal DPRD dari wartawan.

“Saya juga baru tahu karena ada yang nanya sama saya. Ketika dilihat ternyata emang banyak situs porno di history situs yang sebelumnya dikunjungi. Tapi tak semua ke situs porno kok,” ujarnya.

Dia menjelaskan Kios-K baru dipasang dua bulan lalu. Ada tiga buah, satu di lantai 1, dan dua unit lagi di lantai 2, di dekat ruangan komisi. Sengaja kita pasang untuk mempermudah akses informasi bagi siapa pun, enggak hanya anggota dewan tapi juga masyarakat luas,” ujarnya.

dtc/ tiw

Lowongan Pekerjaan
SALES, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


1

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…