Rabu, 4 Agustus 2010 14:25 WIB News Share :

ICW dorong Kompol Arafat jadi whistle blower

Jakarta–Kompol Arafat Enanie dapat menjadi whistle blower berikutnya untuk mengungkapkan praktek rekayasa kasus di jajaran Polri. Di dalam kapasitas demikian, maka penyidik kasus mafia pajak tersebut dapat meminta perlindungan LPSK.

Demikian tanggapan peneliti ICW, Febridiansyah, mengenai kesaksian Gayus Tambunan dalam sidang dengan tersangka AKP Sri Sumartini. Dia ditemui di Kantor ICW, Jl Kalibata, Jakarta, Rabu (4/8).

“Arafat banyak tahu, dia bisa menjadi whistle blower agar terungkap semua yang terlibat,” kata Febri.

Posisi sebagai saksi terlibat terkait status hukum Arafat dalam kasus mafia pajak sebagai tersangka dan terdakwa. Bila memang Arafat siap menjadi peniup peluit, sebaiknya memberikan pernyataan segera setelah majelis hakim menjatuhkan vonis hukuman kelak.

“Posisi yang tepat bagi Arafat adalah saksi terlibat, jadi dia bisa minta perlindungan ke LPSK,” sambung Febri.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT. Lemindo Abadi Jaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…