Rabu, 4 Agustus 2010 08:33 WIB Internasional Share :

Hizbullah ancam gempur Israel jika Lebanon kembali diserang

Beirut –– Pertempuran pasukan Israel dan pasukan Lebanon menyulut kemarahan Hizbullah. Hizbullah berjanji akan mengambil tindakan terhadap Israel apabila kembali lakukan serangan pasca insiden di perbatasan Israel-Libanon, Selasa (3/8) kemarin.

“Secara jujur saya katakan, di manapun tentara Lebanon akan diserang maka ditempat tersebut akan dilakukan perlawanan,” ujar pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah, seperti dikutip dari reuters, Rabu (4/8).

“Israel menargetkan akan menghancurkan tentara Lebanon,” kata Nasrallah dihadapan sepuluh ribu pendukungnya melalu video conference.

Pada kesempatan tersebut, Nasrallah juga mengatakann kalau Israel adalah pihak yang bertanggungjawab atas pembunuhan Perdana Menteri Libanon, Rafik al-Hariri pada 2005 lalu.

Akibat pertempuran Israel-Libanon, 5 orang diberitakan tewas. Pertempuran terebut terjadi akibat tentara Israel melewati garis batas di perbatasan Israel-Libanon.

“Tentara Israel yang melakukan patroli di perbatasan menyeberangi garis di perbatasan meski sebelumnya pihak UNIFIL sudah memerintahkan untuk berhenti namun tetap dilanjutkan,” ujar tentara Lebanon.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…