Rabu, 4 Agustus 2010 16:40 WIB News Share :

DPR bebas akses Internet tanpa sensor

Jakarta–Munculnya situs porno di layar informasi DPR menuai sejumlah spekulasi negatif terhadap akses internet di DPR. Ternyata, memang tidak ada pembatasan akses internet untuk anggota DPR untuk situs apapun.

“Akses internet di ruangan kami bebas, tidak dibatasi. Tapi saya sendiri menghindari untuk mengakses halaman yang porno seperti itu, karena kita kan wakil rakyat,” ujar anggota Komisi I DPR dari FPD Roy Suryo kepada detikcom, Rabu (4/8).

Roy menyampaikan kecepatan koneksi internet di ruangan anggota dewan juga tergolong fantastis. Roy bahkan dapat mendownload dokumen yang diperlukannya dengan sangat cepat.

“Saya kurang tahu persis berapa kecepatannya tapi kami diberi keleluasaan dengan koneksi yang sangat cepat,” terang Roy.

Namun Roy berharap anggota DPR tidak menyalahgunakan fasilitas internet yang canggih di DPR untuk mengakses situs porno. Roy berharap anggota dewan memahami posisinya dan tidak memberi contoh negatif bagi masyarakat.

“Apalagi DPR kan yang membuat UU Pornografi dan UU ITE masak mau mengakses yang seperti itu,” imbaunya.

Namun demikian, Roy membantah bahwa tampilan situs porno di layar informasi DPR berasal dari komputer anggota DPR. Roy meyakini pengakses situs porno menggunakan komputer di Setjen DPR.

“Waktu itu komputer kami mati karena ada maintenance. Saya yakin itu diakses dari komputer di Setjen DPR,” terang Roy.

Roy berharap Setjen DPR segera menemukan pelaku pengakses situs porno tersebut. Roy menilai mudah saja menangkap pelaku.

“Pada saat reses dan waktu yang sudah pasti, saya kira mudah sekali menangkap dengan kamera CCTV,” terang Roy.

Sebelumnya diberitakan karyawan IT bidang data dan sarana informasi Pusat Pengkajian dan Pengendalian Data dan Informasi (P3DI) DPR, Andi Mardinsyah menjelaskan bahwa akses internet di layar informasi DPR sudah dibatasi. Insiden situs porno di layar informasi DPR diduga karena ada yang mengalihkan aplikasi yang digunakan untuk memblok situs porno di layar informasi DPR.

“Sebelumnya, ini belum pernah terjadi. Jadi sebetulnya, aplikasi itu tidak bisa tertutup kalau dia tidak nutup.Tetapi, karena sudah di-switch makanya dia bisa buka ke yang lain,” papar dia kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/8).

dtc/nad

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…