bola-sarung
Selasa, 3 Agustus 2010 15:57 WIB Sragen Share :

Tujuhbelasan jangan sampai ganggu ibadah puasa

Sragen (Espos)–Camat Miri, Pudjiatmoko mengimbau agar kegiatan menjelang peringatan hari kemerdekaan tahun ini diharapkan tidak menggangu ibadah puasa umat Islam.

Pihak desa, dimintanya memilih kegiatan yang sarat kebersamaan namun tidak menyulitkan bagi warga yang berpuasa.

“Untuk kegiatan tujuhbelasan, saya ingatkan, jangan sampai mengganggu ibadah umat Islam yang berpuasa,” kata Pudjiatmoko, saat berbicara di hadapan perangkat Desa Sunggingan, di pendapa desa setempat, Selasa (2/8).

Peringatan hari kemerdekaan Indonesia alias tujuhbelasan tahun ini, di sejumlah daerah bakal berbeda, lantaran bertepatan dengan bulan Ramadan.

Di Desa Sunggingan, Miri, kegiatan peringatan tujuhbelasan yang menguras tenaga dialihkan pada malam hari, seusai tarawih. Sedangkan, di Desa Tegal Dowo, Gemolong, warga setempat memilih mengganti kegiatan dengan kegiatan lain yang tidak banyak membutuhkan tenaga.

Selain itu, pemerintah Desa Tegal Dowo juga sengaja melaksanakan kegiatan lebih cepat dari jadwal biasanya, agar tidak mengganggu kekhusyukan menjalankan ibadah puasa.

tsa

lowongan kerja
lowongan kerja BMT DINAR MULYA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Kampung

Gagasan ini dimuat Harian Solopos, Kamis (15/6/2017), karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan perkotaan. Solopos.com, SOLO–Ramadan datang membawa ingatan nostalgia atas peristiwa hidup di kampung. Bertahun-tahun lalu warga kampung di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Solo,…