Selasa, 3 Agustus 2010 19:30 WIB Klaten Share :

Tim Pemprov Jateng dan DIY pasang sembilan patok

Klaten (Espos)–Tim Pemprov Jateng dan Pemprov DIY memasang sembilan patok pilar batas wilayah di antaranya di Desa Ngandong dan Desa Mlese, Kecamatan Gantiwarno, Klaten serta Desa Serut, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY.

Perbatasan antara wilayah Jawa Tengah (Jateng) dengan Daerah Istimewa
Yogyakarta (DIY), Selasa (3/8) itu dipertegas untuk menghindari konflik antarwarga.

Kepala Bagian Administrasi Penataan Wilayah, Pemprov Jateng, Dwi Narini SH, di sela-sela memantau perapatan pilar di Perbukitan Seribu, Kecamatan Gantiwarno, kemarin, mengatakan,

pemasangan patok bertujuan mengurangi konflik antardesa di dua wilayah.
“Perapatan pilar batas antara wilayah Jateng dan DIY dilakukan setelah ada Permendagri Nomor 9/2006.”

Dia menambahkan, wilayah perbatasan umumnya berupa perbukitan dan hutan yang menyimpan berbagai potensi sehingga sering memicu perselisihan bagi warga sekitar. Dwi mengatakan, dalam Permendagri itu sudah jelas dicantumkan peta mengenai batas wilayah kedua provinsi.

Meski demikian, papar dia, perapatan dan pemasangan pilar diperlukan sebagai tanda batas.

rei

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…