Selasa, 3 Agustus 2010 09:24 WIB Hukum Share :

Seorang PNS lecehkan mahasiswi di bus TransJ

Jakarta–PNS BPKP yang menjadi pelaku pelecehan seksual terhadap dua mahasiswi di bus TransJakarta terus diperiksa di Polres Jakarta Pusat. Hasil pengakuan sementara, tersangka yang berinisial DA tersebut mencabuli korban karena terangsang.

“Motifnya karena terangsang,” kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hamidin, Senin malam (2/8) malam.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jakpus masih terus memeriksa DA. Belum bisa dipastikan apakah ada kelainan seksual yang diidap oleh pria berusia 35 tahun tersebut.

Dengan kejadian ini, Hamidin mengimbau kepada para penumpang agar lebih berhati-hati dan berani melapor jika mengalami kejadian yang sama. Selain itu, pihak pengelola bus TransJ juga diminta agar menambah personel pengamanan di dalam bus.

“Kejahatan seperti ini jumlahnya banyak tapi pelaku tidak mau melapor sehingga jarang ditangani oleh kepolisian. Kita minta korban jangan malu, kalau memenuhi unsur pasti kita tahan,” tutupnya.

Mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah dan Trisakti menjadi korban pelecehan seks oleh PNS BPKP berinisal DA pukul 11.00 WIB. Korban naik bus TransJ dari shelter Cempaka Putih menuju Harmoni.

Tersangka pada awalnya mencium tangan korban saat bus melakukan pengereman mendadak. Melihat korban tak melawan, tersangka melanjutkan aksinya lebih jauh hingga meraba payudara.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
PT.KARTINI TEH NASIONAL (TEH DANDANG), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…