Selasa, 3 Agustus 2010 14:47 WIB Sport Share :

Sambangi Wenger untuk dapatkan Cesc

Barcelona--Barcelona belum juga mendapat sinyal positif dalam usahanya merekrut Cesc Fabregas dari Arsenal. Untuk itu Barca mungkin harus menggunakan tips dari seorang mantan presidennya.

Musim panas ini Fabregas jadi tokoh sentral sebuah spekulasi transfer. Sudah jadi rahasia umum jika Barca sangat ingin menggaetnya, walau Arsene Wenger dan Arsenal tetap enggan melepas si pemain.

Joan Gaspart yang menduduki kursi presiden Barca pada tahun 2000–2003 kini ikut memberi saran untuk mantan klubnya. Dia yakin benar bahwa satu-satunya cara untuk memboyong Fabregas ke Camp Nou adalah dengan datang langsung ke London dan menemui Wenger.

“Saran saya, dan itu yang sudah saya katakan kepada dia (Presiden Sandro Rossel), adalah ini semua akan berakhir dengan langsung naik pesawat ke London dan duduk berhadapan dengan Wenger,” kata Gaspart kepada Com Radio yang dikutip Sporting Life.

“Bukan dengan telepon, tidak lewat penghubung, ini harus diselesaikan dengan pertemuan secara langsung. Rossel tak boleh takut. Jika dia gagal, seluruh dunia akan maklum dan dia akan dinilai sudah berusaha sampai akhir,” papar dia.

Menurut Gaspart, yang pada masa jabatannya di Barca juga beberapa kali sukses melakukan transfer dengan Arsenal dan Wenger, cara itu pada akhirnya akan bikin Arsenal dan Wenger luluh. Apalagi Fabregas sendiri memang tertarik ke Barca.

“Tak mudah bagi Arsenal untuk mempertahankan seorang pemain jika dia tak mau bertahan.”

“Begitulah orang Inggris, terkadang tangguh sekali dalam bernegosiasi. Mr Wenger, sebagai orang Prancis yang baik, juga tahu bagaimana memainkan kartunya. (Tapi) Saya pernah melihatnya bernegosiasi dan akhirnya menjual. Anda harus menemuinya langsung untuk mengetahui apa dia sekadar menggertak saja,” lugas Gaspart.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…