Selasa, 3 Agustus 2010 14:49 WIB News Share :

Pengakses situs porno belum terlacak

Jakarta–Pengakses situs porno di DPR masih misterius. CCTV di DPR tidak mengcover kejadian yang menghebohkan itu karena dipasang di pintu masuk gedung, bukan ke layar monitor informasi.

“Untuk CCTV yang ada di Nusantara III, tidak tercover soal kejadian itu. Karena, CCTV itu dipasang menghadap pintu masuk Nusantara III. Tetapi, akan coba dicek dari CCTV lain,” kata Sekjen DPR Nining Indrasaleh dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/8).

Setjen DPR sejauh ini masih menyelidiki kasus itu secara internal. “Kita melihat perkembangannya. Jadi kita belum tahu apakah ini akan membawa polisi atau tidak,” ujarnya.

Nining mengatakan, aplikasi internet browser pada komputer intranet itu sudah ditutup guna mengantisipasi kejadian memalukan itu terulang lagi.

“Kita menutup dulu dan sistemnya akan kita protek sampai ini benar-benar aman digunakan. Yang lain kita tutup, tetapi untuk website DPR-nya tidak,” papar dia.

Sampai kapan? “Sampai ini semua benar selesai dulu. Karena kita tetap ingin mengembalikan komputer informasi itu berfungsi seperti idealnya,” jawab Nining.

dtc/ tiw

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
ISI Bukan Kampus Zombi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (23/8/2017). Esai ini karya Aris Setiawan, dosen di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah segelas.kopi.manis@gmail.com Solopos.com, SOLO¬†— Institut Seni Indonesia (ISI) Solo segera dipimpin rektor baru. Rektor Sri Rochana Widyastutieningrum…