Selasa, 3 Agustus 2010 17:03 WIB Ekonomi Share :

IHSG merosot, kajian BI soal redenominasi jadi biang keladi

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup merosot semakin tajam 85 poin setelah Bank Indonesia (BI) mengakui tengah mengkaji redenominasi rupiah. Kabarnya, investor saham menarik dana besar-besaran guna mengkoleksi dolar AS yang dinilai lebih aman.

IHSG dibuka naik tipis ke level 3.059,372 dan langsung menguat ke level 3.084,168, naik 26 poin dari penutupan kemarin di level 3.058,979.

Sayangnya penguatan hanya berlangsung sesaat. Mendadak aksi jual serentak mendera IHSG dan membuatnya langsung terpuruk di zona negatif.  Dua sentimen utama yang mempengaruhi koreksi tajam IHSG hari ini adalah peningkatan inflasi Juli 2010 serta wacana pemotongan nilai nominal mata uang rupiah (redenominasi).

Pada perdagangan Selasa (3/8/2010), IHSG ditutup anjlok 85,323 poin (2,78%) ke level 2.973,656. Indeks LQ 45 juga melemah tajam 18,158 poin (3,09%) ke level 568,110. detikcom

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…