Selasa, 3 Agustus 2010 19:23 WIB News Share :

Gayus akui Haposan minta Rp 20 miliar untuk dibagi ke Jaksa & Polisi

Jakarta — Gayus Tambunan menyebut Haposan Hutagalung pernah meminta uang Rp 20 miliar kepadanya. Dari Haposan pula Gayus tahu uang itu akan dibagi ke beberapa penyidik polisi dan jaksa.

“Selama ini uang selalu diberikan ke Haposan. Katanya itu agar rumah tidak disita dan supaya Saudara tidak ditahan, itu bagaimana?” ujar salah satu anggota kuasa hukum terdakwa AKP Sri Sumartini kepada Gayus di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta, Selasa (3/8).

“Itu ternyata Haposan yang nakut-nakutin saya. Karena selama ini tidak pernah ada penyitaan (rumah). Tidak pernah juga ada penahanan saya. Dulu dia bilang, kamu ditahan nih. Tapi ternyata belakangan Haposan bilang duit itu untuk Pak Edmond (Brigjen Pol Edmond Ilyas, saat itu Dir II Eksus Bareskrim Mabes Polri) dan Pak Pambudi (Kombes Pambudi Pamungkas, saat itu Kanit III Pajak Asuransi Dit II Eksus),” jawab Gayus.

Gayus pun menambahkan dirinya pernah dimintai uang Rp 20 miliar yang akan dibagi-bagi ke pihak penyidik.

“Haposan itu pernah minta uang ke saya Rp 20 miliar, tapi dia bilang itu bukan untuk saya sendiri. Tapi untuk dibagi. Dia bilang penyidik 5 (miliar), jaksa 5 (miliar), Haposan 5 (miliar). Tapi dia tidak menyebutkan siapa saja penyidiknya. Dia juga menyebut Kaba-nya 2, Kanitnya 2, Dir-nya 2,” kata Gayus.

dtc/tya

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Pendidikan yang Memerdekakan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (21/8/2017). Esai ini karya Mohamad Ali, Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta dan pengasuh Perguruan Muhammadiyah Kota Barat, Solo. Alamat e-mail penulis adalah ma122@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO–Memasuki umur 72 tahun kemerdekaan…