Selasa, 3 Agustus 2010 11:00 WIB News Share :

Empat warga Rawasari kembali lakukan aksi kubur diri

Jakarta–Empat orang warga Rawasari kembali mengubur diri untuk mempertahankan sepetak tanah di Rawa Kebo, Jakarta Pusat. Mereka meminta belas kasihan pemerintah untuk memberikan konpensasi yang pantas kepada 30-an yang tinggal ditanah bekas kuburan tersebut.

“Kami akan bertahan, mengubur diri hingga sampai tuntutan dipenuhi,” kata Ibu Salmah,42, di lokasi, Selasa, (3/8)).

Selain Salmah, ikut mengubur diri juga Yatnon, Mba Jojo dan Untung. Akibat tekanan tanah tersebut, Mba Jojo sempat tak tahan dan diangkat ke atas dengan dipapah. Beberapa yang lain juga mulai lemah dan terus bertahan. “Semoga pemerintah mendengar penderitaan kami,” bebernya.

Rencananya di atas tanah tersebut akan dibangun gedung Pengadilan Agama Jakarta Pusat. Tapi karena warga telah menempati sejak tahun 50-an, mereka meminta ganti rugi yang layak.

Hingga saat ini, secara bergantian mereka bertahan di lubang sedalam 50 cm tersebut. “Pemerintah jangan asal gusur,” kisahnya.

dtc/ tiw

lowongan kerja
lowongan kerja NUPEST CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Bumi Pancasila

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/6/2017). Esai ini karya M. Zainal Anwar, dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah zainalanwar@gmail.com Solopos.com, SOLO–Di bawah ideologi Pancasila, menjalani puasa Ramadan di Indonesia menyajikan kemewahan luar…