Senin, 2 Agustus 2010 20:13 WIB Klaten Share :

Tersangka tidak hanya Kades Jambu Kidul

Klaten (Espos)–Jumlah tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan gempa senilai Rp 1,3 miliar di Desa Jambu Kidul, Kecamatan Ceper tidak hanya Kades Jambu Kidul.
Dimungkinkan jumlah tersangka lebih dari satu orang. Berdasarkan penyidikan Tim Kejari Klaten, tersangka dalam kasus itu tidak hanya Kades Jambu Kidul, Wiyanti tetapi merembet ke nama lain.

Kajari Klaten, Yulianita SH melalui Kasi Pidsus, Hartono, Senin (2/8), mengatakan,  menurut hasil pemeriksaan para saksi mulai dari korban gempa dan Kades, penyidik berpendapat jumlah tersangka bisa berkembang.

”Yang jelas tersangkanya bisa lebih dari satu orang,” ungkapnya di Kantor Kejari Klaten. Hanya saja saat ditanya berapa  jumlahnya dan siapa saja yang bakal ditetapkan jadi tersangka, dia enggan menyebutkan secara detil

Hartono berdalih, penyidikan masih terus dilakukan. Menurutnya, yang terakhir diperiksa dalam kasus itu adalah Kades  Wiyanti. Hartono menguraikan, Wiyanti diperiksa sejak Kamis pekan lalu setelah saksi-saksi diperiksa ulang.

Dikatakan olehnya, setiap kali dimintai keterangan, tersangka datang sehingga belum ada keputusan menahan. Apalagi, urainya, tersangka dinilai cukup kooperatif dalam memberikan keterangan kepada penyidik.

rei

lowongan kerja
lowongan kerja guru, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Bumi Pancasila

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/6/2017). Esai ini karya M. Zainal Anwar, dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah zainalanwar@gmail.com Solopos.com, SOLO–Di bawah ideologi Pancasila, menjalani puasa Ramadan di Indonesia menyajikan kemewahan luar…