Senin, 2 Agustus 2010 18:05 WIB Ekonomi Share :

Sistem distribusi tertutup tidak mudah

Solo (Espos)–Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) memprediksi untuk menerapkan sistem distribusi tertutup tidak mudah. Karena, perlu kesiapan dari agen dan pangkalan

“Saya sendiri belum begitu yakin pangkalan siap atau tidak dengan sistem yang serumit itu. Mungkin perlu sosialisasi sejak dini. Sehingga, kalau perlu para agen ini segera sosialisasi ke pangkalan mereka masing-masing termasuk merencanakan pemetaan pangkalan, mengingat jumlah pangkalan resmi nanti akan dipangkas dari yang sekarang ada yakni 1.035 pangkalan menjadi hanya 600 pangkalan saja,” tutur Ketua Pengawas Rayonisasi Elpiji 3 kilogram Hiswana Migas, Budi Prasetyo, saat ditemui Espos di Kantor Hiswana Migas, Senin (2/8).

Budi pun menyampaikan, dengan banyaknya pangkalan yang ada saat ini, maka potensinya beberapa pangkalan akan dimerger. “Satu-satunya cara ya dimerger. Memerger pangkalan ini juga tidak mudah. Bersedia tidak pangkalan yang satu dengan yang lain itu dimerger?” ujarnya.

haw

PT. ABRAR TUJUH BERSAUDARA ISLAMI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Dirawat dan Merawat Cendekiawan Soedjatmoko

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (19/8/2017). Esai ini karya Nur Fatah Abidin, mahasiswa Magister Pendidikan Sejarah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah ikbenfatah@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Rabu, 15 Agustus 2017, pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan Republik Indonesia kepada delapan…