Senin, 2 Agustus 2010 20:47 WIB News Share :

Ruhut Sitompul
Anggota DPR jangan rewel Rumah Aspirasi

Jakarta –– Setelah dana aspirasi dan dana pembangunan desa, kini kembali DPR kembali mengusulkan dana untuk rumah aspirasi. Anggota DPR diminta tak rewel dengan mengajukan permintaan ini itu.

“Soal rumah aspirasi ini, kepada anggota DPR saya minta jangan terlalu rewel meminta ini dan itu,” kata Ruhut Sitompul di Gedung DPR, Jl Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Senin (2/8).

Anggota FPD ini menegaskan, dibanding terus mengusulkan pengadaan fasilitas tambahan, akan lebih baik bila para wakil rakyat membuat fasilitas untuk kesejahteraan rakyat. Terlebih proposal rumah aspirasi menggunakan uang rakyat yang nilainya cukup fantastis, yaitu Rp 122 milyar.

“Masih banyak rakyat yang butuh,” tegas dia.

Di lain sisi, Ruhut juga mengomentari aksi Pong Harjatmo. Saat masih menjadi artis, Pong Harjatmo tidaklah asing dimata politisi Demokrat, Ruhut Sitompul. Dia berharap anggota Dewan yang mendapat kritik itu, agar tidak tipis kuping menanggapinya.

“Apa yang dilakukan Mas Pong itu, mungkin karena keluhan yang disampaikan nggak ditanggapi, makanya dengan aksi itu anggota DPR itu jangan tipis kuping,”  kata Ruhut Sitompul saat ditemui di Gedung DPR, Jl Gatot Subroto, Senayan Jakarta, Senin.

Bagi Ruhut, tindakan itu sebaiknya tidak perlu ditanggapi dengan negatif. Sebab itu harusnya menjadi cambuk bagi anggota DPR untuk bekerja lebih baik lagi.

“Saya positif thinking terhadap aksi Pak Pong, kita harus introspeksi diri. Ini cambuk dan tamparan bagi kita, apa yang disampaikan merupakan ketidakpuasannya pada kinerja kita,” tambah dia.

Selain itu mantan bintang sinetron Gerhana ini mengatakan kepada ketua fraksi-fraksi agar anggota tidak menyia-nyiakan apa yang telah diamanatkan rakyat. Sebab sebagai wakil rakyat haruslah mencontohkan kedisiplinan sebagai amanat rakyat.

“Kepada fraksi-fraksi saya harap semua benar-benar bekerja dan mengingatkan anggotanya untuk bekerja bagi rakyat. Sudah saatnya sebagai anggota Dewan yang dipilih rakyat bekerja dengan disiplin serta profesionalime, karena kalau nggak profesionalisme pasti dia nggak akan bertahan lama,” pesan Ruhut.

“Dan jangan pernah malu untuk belajar, jangan sia-siakan amanat rakyat,” tegas dia.

dtc/tya

lowongan kerja
lowongan kerja MODERN SOLO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…