Senin, 2 Agustus 2010 12:17 WIB News Share :

Polisi akan usut pengrusakan rumah warga

Kediri–Buntut aksi brutal Aremania, suporter kesebelasan Arema Indonesia, kepolisian di Polres Kediri Kota mengaku akan mengusutnya hingga tuntas.

Selain sebagai bentuk permintaan tanggung jawab, langkah ini dilakukan guna menekan kemungkinan terulangnya kejadian yang sama. “Jelas kami akan usut kejadian ini, agar ada efek jeranya,” ungkap Kapolres Kediri Kota, AKBP Mulia Hasudungan Ritonga, saat ditemui di Stasiun Kediri Kota, Senin (2/8).

Mulia menjelaskan, sebagai langkah awal dalam proses pengusutan, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian di Mapolres dan Mapolresta Malang. Ini dilakukan untuk membuktikan, apakah pengrusakan memang benar dilakukan Aremania atau pihak lain yang tidak bertanggung jawab.

“Kalau memang ini ulah Aremania, pelakunya kan berarti juga warga Malang. Jadi kami akan koordinasi dengan rekan-rekan disana,  agar dilakukan penyelidikan,” jelas Mulia.

Melalui pengusutan juga, Mulia menegaskan akan dilakukan penindakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Untuk ganti rugi juga akan diminta, apabila terdapat warga yang melapor menjadi korban. “Warga silahkan laporan, jadi kami bisa punya datanya,” tegasnya.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…