Senin, 2 Agustus 2010 11:06 WIB Hukum Share :

Pencuri gasak rumah Bupati Mamuju Utara

Makassar–Sejumlah rumah pejabat baik kepolisian, jaksa, hakim maupun pemerintah akhir-akhir ini menjadi sasaran maling dan kali ini rumah milik Bupati Mamuju Utara Abdullah Rasyid di Makassar juga digasak maling.

Kanit Reskrim Polsekta Panakkukang Iptu Fadly di Makassar, Senin (2/8), membenarkan adanya aksi pencurian yang terjadi di rumah pribadi milik Bupati Mamuju Utara Abdullah Rasyid. Aksi pencurian yang terjadi di komplek Puri Perumahan Taman Sari, Panakkukang, Makassar itu, telah mengakibatkan kerugian materil hampir Rp 100 juta.

Sebabnya adalah barang yang dilaporkan raib dibawa kabur yakni, barang-barang berharga berupa kamera digital, komputer jinjing (laptop), cincin emas, dan uang tunai dengan nilai yang diperkirakan mencapai Rp 75 juta.

“Memang benar korban yang juga putri dari pak bupati sudah melapor ke Polsek dan kasusnya sudah kami tangani. Kami masih menyelidikinya, tetapi kerugian yang diderita hampir Rp 100 juta,” katanya.

Ia mengungkapkan, dr Amelia Abdullah mengaku jika peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada siang hari dan dia baru melaporkan pada sorenya.  Saat kejadian itu berlangsung, korban sedang tidak berada di rumahnya begitu juga dengan penghuni lain. Korban baru tahu rumahnya telah diacak-acak maling setelah berada di rumahnya.

“Untuk saat ini kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan penyelidikan sambil meminta sejumlah keterangan baik dari korban maupun dari warga yang mendengar maupun melihat orang-orang yang mencurigakan saat kejadian,” katanya.

ant/rif

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…