Senin, 2 Agustus 2010 09:15 WIB Hukum Share :

Parah! siswa SMA perkosa pacar hingga pendarahan

Situbondo— NA, 14, warga Desa Kotakan, Kecamatan Kota, Situbondo, harus dilarikan ke rumah sakit. Pasalnya pelajar kelas III SMP ini mengalami pendarahan usai diperkosa oleh JH, 16, warga kelurahan Mimbaan, yang tidak lain adalah pacarnya sendiri.

JH sendiri yang merupakan salah seorang pelajar SMA di Kota Situbondo, nekat memperkosa pacarnya karena diduga terlalu sering menonton film porno. Akibat pemerkosaan yang dilakukan sebanyak dua kali oleh JH terhadap NA, membuat korban mengalami pendarahan serius dari kemaluannya. Selain itu NA harus menjalani rawat inap di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo.

Menurut keterangan, Senin (2/8), pemerkosaan yang dilakukan oleh JH terhadap korban NA, terungkap berdasarkan laporan salah seorang teman korban, Mila, 17, terhadap orang tua NA. Saat itu Mila melaporkan kepada orang tua korban, kalau NA ada di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSU dr Abdoer Rahem Situbondo dengan kondisi pendarahan serius dari vaginanya.

Khawatir dengan keselamatan anak perempuannya, orang tua korban langsung menuju ke ruang UGD RSU Abdor Rahem Situbondo dan menemukan anaknya terbaring lemas. Saat ditanya penyebab dirinya mengalami pendarahan, korban kemudian mengatakan dengan terus terang telah diperkosa pacarnya.

“Tanpa ditanya, dia (NA) langsung mengaku telah diperkosa JH. Itu pun dilakukan selama dua kali. Atas kejadian tersebut, kasusnya langsung saya laporkan ke SPK Polres Situbondo dengan harapan pelaku dihukum seberat-beratnya,” terang Samsidi, 48, usai melaporkan kasus perkosaan tersebut ke SPK Polres Situbondo, Minggu (1/8).

inilah/rif

SOLO BAKERY, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Pelajaran dari First Travel

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (18/8/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO¬†— Ditangkap dan ditahannya Direktur Utama PT First Anugerah Karya Wisata (First…