Senin, 2 Agustus 2010 22:38 WIB Solo Share :

Kunker Dewan, MAKI akan lakukan investigasi

Solo (Espos)–Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) akan melakukan investigasi ke sejumlah kota yang dijadikan sebagai lokasi kunjungan kerja (Kunker) DPRD Solo. Hal itu diungkapkan Koordinator MAKI Boyamin

Saiman, Senin (2/8). Boyamin menegaskan, langkah itu diambil karena saat ini para legislator tetap melakukan Kunker. Terakhir, kata dia, pekan lalu, Pansus Perda Miras melakukan Kunker ke Banjarmasin selama tiga hari dan pekan berikutnya Pansus Penyertaan Modal PDAM bersiap Kunker ke Balikpapan.

“Kami sudah melayangkan somasi tertanggal 27 Juli mengenai kegiatan rapat sinkronisasi pertanggungjawaban APBD 2009 di Tawangmangu. Sekarang, diam-diam ada Kunker di Banjarmasin dengan agenda permasalahan Miras selama tiga hari dan rencana Kunker di Balikpapan dengan agenda permasalahan PDAM yang akan dilaksanakan pekan depan,” jelas Boyamin.

Boyamin menilai, Kunker yang dilakukan DPRD itu menyangkut kepentingan masyarakat karena menggunakan uang negara dan merupakan bentuk pemborosan keuangan daerah. Sehingga, imbuh dia, seharusnya DPRD menjelaskan kepada masyarakat tujuan Kunker dan alasan pemilihan kota tujuan Kunker.

Selain itu, tegas dia, juga harus dijelaskan mengenai besarnya biaya Kunker serta hasil yang dicapai dalam Kunker itu. “Jadi semuanya transparan. Kami akan investigasi. Kalau ternyata tidak layak kami akan melakukan langkah–langkah hukum karena Kunker tersebut menjadi sarana jalan–jalan dan pemborosan,” ujarnya.

Sementara Ketua DPRD Solo, YF Sukasno menjelaskan, pihaknya telah merespons harapan dari masyarakat mengenai kegiatan Dewan. Dia mengatakan, Pimpinan Dewan telah memutuskan, semua kegiatan rapat digelar di Gedung Dewan.

“Jadi ini sudah menjadi putusan Pimpinan Dewan. Merespons masalah itu, Pimpinan Dewan telah memutuskan semua rapat digelar di Dewan. Entah itu mau sinkronisasi atau yang lainnya, digelar di Dewan, tidak ada lagi rapat di luar,” papar dia. Mengenai Kunker di Banjarmasin, dia mengatakan, dirinya belum bisa berkomentar karena belum membaca surat yang dilayangkan MAKI itu.

dni

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Koboi Samas Akhirnya Ditangkap

Polisi menangkap penembak brutal di Pantai Samas. Solopos.com, BANTUL— Sempat jadi buron, pelaku penembakan terhadap wisatawan di Pantai Samas, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Minggu (15/10/2017), akhirnya tertangkap. Pelaku yang bernama Eko Dwi Prasetya, 34, warga Kulonprogo itu ditangkap oleh jajaran…