Senin, 2 Agustus 2010 22:15 WIB Solo Share :

Besok, Ilham dibawa ke Moewardi

Solo (Espos)–Ilham Maulana, bayi berusia delapan bulan yang menderita kanker darah beku bakal mendapatkan perawatan intensif di RSUD Dr Moewardi Solo.

Rencanaya, Selasa (3/8) besok, PMI Solo bakal langsung menjemputnya dari kediamannya di RT 02/ RW I Desa Malangan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo. “Besok Ilham kami jemput langsung dari kediamannya untuk dibawa ke RSUD Dr Moewardi Solo, “ ujar Sekretaris PMI Solo, Sumartono kepada Espos, Senin (2/8).

Sementara tim dari PMI Solo yang menangani aksi kepedulian kemanusiaan, dr Betty menambahkan, Ilham rencananya akan ditangani langsung oleh dr Indah. Di RSUD Dr Moewardi, katanya, Ilham akan diperiksa lebih lanjut agar bisa ditentukan operasi macam apakah yang pas buat Ilham. “Yang jelas, semua diserahkan kepada ahli di RSUD Dr Moewardi,” paparnya.

Di sisi lain, Nathan Bagus Aditya, salah satu bayi asal Kelurahan Jebres yang diduga mengalami kelainan pada jantungnya masih dalam pemeriksaan. Pihaknya belum bisa menyampaikan bagaimana kondisi terakhir bayi tersebut. “Kalau memang sudah membaik ya berarti tak perlui lagi gelar aksi kemanusiaan. Sebab, beberapa waktu lalu kami melihat kondisinya sudah membaik,” paparnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dari hasil diagnosa pemeriksaan RSUD Dr Moewardi, Ilham menderita penyakit kanker darah membeku yang tergolong penyakit langka. Untuk biaya berobat, kedua orangtuanya mengaku tak mampu karena hanyalah seorang buruh kecil di sebuah pabrik.

Sementara, Jamkesda yang dimiliknya sudah tak berlaku sebab akan ditangani RSUD Dr Moewardi Solo. Penyakit yang diderita Ilham tersebut juga memantik simpatik banyak kalangan untuk ikut serta dalam aksi peduli kemanusiaan.

asa

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kids Zaman Now Membaca Media Cetak?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (12/2/2018) dan Harian Bisnis Indonesia edisi Sabtu (10/2/2018). Esai ini karya Lahyanto Nadie, pengampu Manajemen Media Massa di Kwik Kian Gie School of Business dan pengurus Yayasan Lembaga Pers dr. Soetomo Jakarta. Solopos.com,…