Senin, 2 Agustus 2010 15:58 WIB News Share :

Angka Golput Pilkada Semarang tinggi, capai 43 persen

Ungaran (Espos)–Partisipasi pemilih di Kabupaten Semarang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setempat yang digelar pada Sabtu (31/7) lalu dinilai rendah. Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Kabupaten Semarang merilis hasil survei yang mereka lakukan partisipasi pemilih dalam Pilkada kemarin hanya 57 persen dari total 735.418 warga yang memiliki hak pilih.

Koordinator JPPR Kabupaten Semarang, Agung Ari Mursito, mengungkapkan survei itu dilakukan terhadap 253 dari 1.662 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 11 dari 19 kecamatan yang ada. Kecamatan yang disurvei yakni Ambarawa, Banyubiru, Bawen, Bandungan, Bringin, Getasan, Suruh, Tuntang, Ungaran Timur, Sumowono dan Bergas.

“Sebanyak 210 relawan telah melaporkan hasilnya. Dari data sebanyak 43 persen pemilih tak menggunakan hak pilihnya. Ini cukup tinggi,” ujarnya saat dihubungi Espos, Senin (2/8).

Tingginya angka golongan putih (Golput) ini, menurut JPPR lebih dominan dikarenakan faktor ekonomi. Banyak pemilih yang bekerja sebagai buruh pada hari pencoblosan memilih masuk kerja. Terlebih hari pencoblosan bertepatan hari dimana upah dicairkan.

JPPR tidak melihat rendahnya partisipasi pemilih ini dikarenakan faktor figur pasangan calon atau minimnya sosialisasi yang dilakukan KPU.

Di Bawen, JPPR melaporkan partisipasi pemilih mencapai 69,7 persen meski sempat dikhawatirkan banyak perusahaan yang tidak memberikan kesempatan kepada pekerjanya untuk mencoblos.

“Di TPS 01 Desa Trayu, Sumowono partisipasi perempuan sangat tinggi. Dari 167 perempuan hanya tiga saja yang tidak mencoblos,” tambah Agung.

Pada bagian lain, hasil survei terhadap para calon pun menunjukkan pasangan nomor urut 1 yakni Mundjirin-Warnadi meraih suara terbanyak dengan 21.205 suara. Di bawahnya mengikuti pasangan nomor urut 3 Siti Ambar Fathonah-Wuwuh Beno Nugroho dengan perolehan 17.697 suara dan pasangan nomor urut 2 Subroto-Atika Arisanti dengan raihan 5.412 suara.

“Perolehan suara terbaru pasangan Mundjirin-Warnadi meraih sekitar 27.000-an suara, Ambar-Wuwuh 22.000-an suara dan Subroto-Atika masih 5.000-an,” sambung Agung.

kha

lowongan kerja
lowongan kerja SRIJAYA ALUMUNIUM, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


3

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…