Minggu, 1 Agustus 2010 20:19 WIB Solo Share :

Warga Kentingan Baru sepakat menahan diri

Solo (Espos)–Warga Kentingan Baru sepakat untuk menahan diri dan tak berkonflik dengan pemegang sertifikat tanah pada bulan Ramadan nanti. Bahkan, jika nantinya mediasi digelar saat Ramadan, warga berharap adanya secerah titik terang antara kedua belah pihak.

“Warga telah sepakat untuk tak ada aksi-aksi yang memancing emosi selama Ramadan nanti,” kata Ketua Paguyuban Bina Masyarakat Kentingan Baru, Wiwik Tri Setyaningsih kepada Espos di kediamannya, Minggu (1/8).

Datangnya bulan suci Ramadan, bagi Wiwik dan juga warga lainnya sungguh diharapkan akan membalik segalanya, termasuk soal sengketa tanah yang mereka huni itu. Konsekuensinya, warga bersama Pemkot dan pemegang sertifikat tanah siap duduk satu meja dengan kepala dingin dan sama-sama membuka hati selama Ramadan nanti. “Harapan kami, sebelum Lebaran harus sudah ada mediasi dengan pemegang sertifikat. Semoga saja, berkah turun di bulan Ramadan,” paparnya.

asa

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…