Minggu, 1 Agustus 2010 18:16 WIB News Share :

Setelah bunuh bayi, Sunari seperti tak menyesal

Jakarta–Raut wajah Sunari ,39, tidak sedikit pun memancarkan penyesalan. Setelah menghabisi nyawa bayinya yang baru berumur 2 minggu, ibu tiga anak ini hanya berdiam diri.

Sang suami, Sugino ,42, mengaku terheran-heran melihat perilaku istrinya. “Saya juga bingung seperti tidak menyesal, tidak nangis,” ujar Sugino kepada wartawan di rumahnya, Jl Sahid, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (1/8).

Melihat anak bungsunya tewas dengan leher digorok oleh istrinya, Sugino langsung lemas, dia tidak sempat bertanya kepada istrinya mengapa tega menghabisi anak sendiri. “Saya tidak sempat tanya, sedih banget,” ungkapnya sambil meneteskan air mata.

Dia juga tidak melihat ada sikap yang aneh dari isterinya. Sama sekali isterinya tidak pernah bersikap kasar pada Aulia. “Sikapnya normal-normal saja,” ujarnya.

Sebelum aksi tragis itu, Sunari sempat curhat pada suaminya bahwa dia tidak sanggup mengasuh Aulia sehingga dia bermaksud menitipkan pada saudaranya. Tapi ide ini ditolak Sugino.

dtc/ tiw

lowongan kerja
lowongan kerja INSOMNIA KARAOKE, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Bung Karno, Tokoh Zaman yang Langka

Gagasan ini dimuat Harian Solopos Kamis (8/6/2017), ditulis A. Windarto, peneliti di Lembaga Studi Realino Sanata Dharma Yogyakarta. Solopos.com, SOLO–Esai Albertus Rusputranto P.A. berjudul Bung Karno, Lenso, Cha-Cha (Solopos, 2/6/2017) memperlihatkan betapa legendarisnya Presiden pertama Republik Indonesia itu. Pasukan pengawal…