Minggu, 1 Agustus 2010 19:49 WIB News Share :

Bila anggota dewan tidak berubah, jangan heran ada Pong lainnya

Jakarta –– Kekecewaan terhadap kinerja pemerintah dan anggota DPR membuat aktor gaek Pong Harjatmo nekat memanjat Gedung DPR dan mencoretinya untuk menyampaikan kritik. Jika anggota Dewan tidak berubah, jangan heran akan muncul Pong Pong lainnya.

“Kalau tidak introspeksi, tidak berubah, mungkin akan ada Pong lainnya,” ujar pengamat komunikasi dari LIPI Rusdi Muchtar saat berbincang dengan detikcom, Minggu (1/8).

Menurutnya, cara yang dilakukan Pong untuk mengkritik pada Jumat 30 Juli 2010 yakni menaiki Gedung DPR dan menorehkan kata-kata ‘Jujur, Adil, Tegas’ dengan tinta semprot sangatlah brilian. Sebab cara tersebut aman dan tidak mengganggu orang lain.

“Dia punya suara sebagai warga negara. Dan itulah cara dia menyampaikan suaranya. Cara itu inovasi dia sendiri dan memang sangat bisa dipahami sebagai kritik sosial. Kita terima saja, yang penting tidak destruktif,” tutur pria yang telah menggondol gelar profesor ini.

Disampaikan dia, sangat mungkin gaya kritik Pong ini akan diikuti orang lain. Karena bisa menarik perhatian demikian besar, sehingga aspirasi yang disuarakan terdengar lebih keras.

“Cara yang dia lakukan punya daya tarik tersendiri. Ini semacam cetusan yang mewakili orang lain yang tidak pernah terungkapkan,” tambah Rusdi.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…